Sepasang Ciuman

Sepasang Ciuman dalam Hujan

dalam deras hujan di antara gelegar halilintar
yang terus bersahut-sahutan. kita berpelukan
gemetar bukan karena dingin. tapi ketakutan
dibayangi perpisahan. tentu sangat menyiksa
ketika jadi rindu. lalu tanpa ragu-ragu kita
saling mencium. seperti tak mungkin ada lagi
kesempatan. mempersembahkan sepasang
ciuman bagi pemilik waktu yang paling kudus

2011

Di Bordes Harina

di bordes yang jadi penyambung sekaligus
juga sebagai pemisah gerbong baja. sunyi
di atas kereta yang terus melaju. menjauh Baca tulisan ini lebih lanjut

Kamar

Saat Kita Telanjang

kamar adalah tempat saat kita dapat sangat dekat
telanjang tanpa kebohongan. yang biasa melekat
menutup tubuh lugu. memaksa kita jadi orang lain
karena setiap pakaian. tak pernah bermakna kejujuran
maka, di sinilah kau dan aku. bisa membuka segala
yang tersembunyi dalam diri. kemudian sama-sama
memahami bentuk-bentuk. kehidupan yang lucu Baca tulisan ini lebih lanjut

Mabuk

Mabuk Hidup

aku rindu mabuk. juga bertingkah segila mungkin
seperti tak perlu ingat maut. dan menganggap hidup
hanya untuk saat itu saja. sebab memikirkan hidup
malah membuatku hanya jadi seorang pengecut
padahal kematian adalah niscaya. bagi siapa saja
yang lahir dari rahim ibu bumi. pasti akan kembali
tanpa nama yang di sandang. juga tanpa raga
sia-sia terus dibanggakan. karena sekadar rangka
bagi ruh yang sesungguhnya tak pernah punya nama Baca tulisan ini lebih lanjut

Ode

Ode untuk Sebuah Kursi

untuk apa kau duduk sendiri. masih terus menunggu
sesuatu yang tak mungkin datang. pada sebuah kursi
bagaimana jika yang ditunggu. juga terus menunggu
kau yang datang. supaya segalanya segera selesai
hingga kursi itu jadi nyaman. sebagai tempat duduk
menghayati waktu. yang tak pernah sedetik berhenti
lalu kenapa kau tak dapat beranjak. seperti terpaku
pada sebuah kursi yang tak pernah minta dimengerti

2010

Ode untuk Secangkir Kopi

jika kau tanya waktu padaku. maka lihat saja
secangkir kopi. mungkin dapat menerjemahkan
perubahan arah angin. juga pergantian lanskap Baca tulisan ini lebih lanjut

Agustusan

Merdeka

o, bendera yang kibar di tubuhku
usia kita adalah sebatang tiang
dan hembusan udara

2008

laut

dangdut di laut

lembut gelombang selat sunda
goyang kapal feri yang kaku melaju
di geladak matahari merak-bakauheni tua
keramaian pasar sepekak sirine
di tengah gelap samudera meraung

angin utara adalah alunan seruling
ditiup desir darah
seirama bunyi gendang mesin uap
ditabuh degup jantung
membuatku turut berjoget
ikuti lagu dangdut laut memabukan

dan orang-orang seperti kata-kata
minta dipilih kusawerkan ke panggung
saat perjalanan tampil sebagai penyanyi
dengan cengkok juga rok mini menggoda
yang menambah teler sajak

2008

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.